Mereka menjanjikan pekerjaan di Rusia, tetapi mereka mengirim mereka berperang di Ukraina. Seorang pria dari India meminta bantuan. “Selamatkan aku!”

Banyu Uwir

Mereka menjanjikan pekerjaan di Rusia, tetapi mereka mengirim mereka berperang di Ukraina.  Seorang pria dari India meminta bantuan.  "Selamatkan aku!"

Rusia mengirim orang asing berperang di Ukraina. Agen perjalanan, antara lain, menggunakan agen perjalanan dengan dalih perekrutan kerja untuk merekrut migran guna melawan Ukraina. Tanpa diduga, orang asing, yang seringkali berasal dari Asia Tengah, malah menjadi yang terdepan dan bukannya bekerja dengan upah yang tinggi. Salah satu dari banyak orang yang tertipu, Urgen Tamang, India berusia 47 tahun, meminta bantuan. Anggota keluarganya di Kalimpong juga mencari bantuan. “Kami tidak pernah tahu kami akan memaksa dia ikut berperang,” kataku. “The Indian Express” menulis tentang itu.

Dia akan pergi bekerja di Rusia, tetapi akan berakhir di garis depan. Dia meminta bantuan

Seorang mantan tentara berusia 47 tahun dari Benggala Barat mengklaim bahwa dia ditipu dan dibawa ke Rusia untuk berperang melawan Ukraina. Urgen Tamang, salah satu dari banyak warga India yang ditipu oleh agen perjalanan dengan dalih perekrutan pekerjaan, meminta bantuan pemerintah India. Anggota keluarganya di Kalimpong juga mencari bantuan. Pihak berwenang di Kalimpong telah mendekati Ketua Menteri Mamata Banerjee.

– Terakhir kali dia menelepon adalah pada hari Jumat. Dia akan memberitahuku untuk menyebarkan video itu dan meminta bantuan semua orang. Dia mengumumkan bahwa garis depan telah diambil untuk berperang. Sejak saat itu, mohon semua orang untuk menyelamatkannya. Saya punya dua anak kecil, kata Ambika Tamang, istri Urgen Tamang, dalam komentarnya kepada The Indian Express. – Dia meninggalkan rumah pada 18 Januari. Kami tidak pernah tahu mereka akan menipunya dan memaksanya berperang. Saya mendengar pemerintah pusat dan Perdana Menteri kita mengetahui hal ini, tambah Ambika.

– Kami mencoba membantu keluarga dan mendatangkan laki-laki. Kami sedang mencoba mencari agen mana yang terlibat, kata Rabi Pradhan, ketua pemerintah kota Kalimpong.

Mereka menjanjikannya pekerjaan sebagai penjaga keamanan. Ia menjadi tentara di pihak Rusia

Dalam rekaman yang dipublikasikan di media sosial, terdengar Urgen meminta bantuan. – Selamatkan aku! Bawa saya ke garis depan untuk berperang di Ukraina. Saya memohon kepada pemerintah India untuk menyelamatkan saya, kata pria itu.

Dia dijanjikan pekerjaan sebagai penjaga keamanan di Rusia. Seorang agen dari Siliguri mengirimnya ke Delhi, di mana dia menerima visa dan dokumen lainnya. Dia kemudian dibawa ke Moskow, di mana dia bertemu dengan seorang agen Nepal dan kemudian seorang agen dari Tamil Nadu. – Saya disambut di Moskow dan menginap di hotel. Keesokan harinya saya bertemu agen lain dari Tamil Nadu. Mereka menahan saya di hotel selama delapan atau sepuluh hari. Kemudian mereka membawa saya ke kamp militer. Awalnya mereka mengatakan latihan normal sedang berlangsung. Kemudian mereka meminta saya untuk menandatangani dokumen tersebut. Kemudian mereka memberi kami pelatihan senjata api. Sekarang saya katakan kita harus maju ke depan dan berperang melawan Ukraina, kata Urgen dalam rekaman itu.

Diketahui, anggota parlemen Partai Rakyat India Raju Bista menghubungi Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar India di Rusia. – Saya menggunakan semua sumber daya yang tersedia untuk memastikan dia kembali ke rumah dengan selamat. Saya sangat berharap kami akan berhasil. Saya juga menghimbau kepada masyarakat di wilayah kita untuk sangat berhati-hati saat melamar posisi di luar negeri dan tidak tertipu oleh jaminan agen, ujarnya.