Armada Laut Hitam Rusia semakin kecil. Ia kehilangan sepertiga kapalnya

Banyu Uwir

Armada Laut Hitam Rusia semakin kecil.  Ia kehilangan sepertiga kapalnya

Rusia memiliki kapal perang yang semakin sedikit. Direktorat Intelijen Utama Kementerian Pertahanan Ukraina melaporkan bahwa pada malam tanggal 5 Maret, unit khusus Ukraina menyerang kapal patroli Armada Laut Hitam Federasi Rusia “Sergei Kotov”. Menurut layanan pers intelijen Ukraina, kapal Rusia hancur. Pada Februari 2022, kerugian yang disebabkan oleh rudal jelajah dan drone Ukraina mencakup hampir seperempat dari seluruh Armada Laut Hitam. Ukraina menghancurkan atau menenggelamkan empat kapal pendarat Rusia, sebuah kapal penjelajah, sebuah kapal selam, sebuah kapal pasokan, beberapa kapal patroli dan kapal pendarat kecil, serta dua korvet rudal.

Forbes: Armada Laut Hitam kehilangan kapal sebulan sekali

Baru-baru ini, Armada Laut Hitam Rusia kehilangan kapalnya sebulan sekali. “Satu lagi kapal perang Rusia diledakkan di Laut Hitam. Kapal tak berawak Ukraina tidak ada hentinya,” tulis Forbes. Namun, beberapa kapal terus memasuki Laut Hitam bagian barat, menembakkan rudal jelajah atau mengirimkan pasokan ke garnisun Rusia di Ukraina selatan.

“Sergei Kotov adalah kapal kelima belas yang hilang oleh Angkatan Laut Rusia sejak awal perang dengan Ukraina dan yang keempat sejak akhir Desember tahun lalu. Selain itu, hanya dalam waktu dua bulan, Angkatan Bersenjata Ukraina menenggelamkan dua kapal pendarat besar ( Novocherkassk dan Caesar Kunikov) dan kapal rudal Ivanowiec,” tulis saluran Telegram independen Rusia Mo¿em Objasnit.

Angkatan Laut Ukraina: Sepertiga kapal Rusia hancur, banyak yang rusak

Dmytro Pletenchuk, juru bicara Angkatan Laut Angkatan Bersenjata Ukraina, membenarkan bahwa militer Ukraina menghancurkan sepertiga dari 80 kapal perang Armada Laut Hitam Federasi Rusia dan merusak “cukup banyak”. Radio Swoboda menulis tentang hal itu.

“Dari segi jumlah, termasuk kapal selam, 27 unit hancur, 14 di antaranya merupakan unit serius dari berbagai kelas. Ini adalah kapal pendarat besar, kapal rudal, kapal selam dan kapal patroli. Menurut data kami, 15 unit masih rusak. untuk perbaikan yakni dari total sekitar 80 unit, saya katakan sepertiganya hancur, banyak yang rusak,” kata Dmytro Pletenczuk.

Namun, menurut dia, keberadaan kapal Rusia di laut masih signifikan. “Ini 10 kapal induk, antara lain tiga kapal selam, 2 kapal rudal, beberapa kapal patroli, kapal patroli. diperbaiki setelah rusak,” ujarnya.

Ukraina menenggelamkan kapal Rusia. Intelijen Ukraina merilis rekaman tersebut

Kapal patroli “Sergei Kotov” dari Armada Laut Hitam Federasi Rusia tenggelam di perairan teritorial Ukraina pada tanggal 5 Maret, di lepas pantai Krimea yang diduduki, dekat kota Kerch di timur semenanjung, dekat Kerch Selat. Direktorat Intelijen Utama Kementerian Pertahanan Ukraina menunjukkan rekaman yang menunjukkan penggalan operasi pasukan khusus Ukraina.

“Armada Laut Hitam Rusia adalah simbol pendudukan. Armada ini tidak boleh berlokasi di Krimea Ukraina,” tulis Andriy Yermak, kepala kantor kepresidenan Ukraina, di saluran Telegram-nya.