Dan reformasi pajak? Meksiko masih dapat meningkatkan pendapatan sebesar 3 poin PDB, kata Departemen Keuangan

Banyu Uwir

Dan reformasi pajak?  Meksiko masih dapat meningkatkan pendapatan sebesar 3 poin PDB, kata Departemen Keuangan

Meksiko masih memiliki margin tambahan untuk meningkatkan pengumpulan pendapatan pajak setidaknya 3 poin persentase dari Produk Domestik Bruto (PDB), Gabriel Yorio, Wakil Menteri Keuangan, meyakinkan Selasa ini.

Untuk itu, kata dia, strategi berbasis kecerdasan fiskal-finansial yang meningkatkan efisiensi pengumpulan harus dilanjutkan.

Yorio menekankan bahwa dengan langkah-langkah yang diterapkan dalam jangka waktu enam tahun saat ini, hal tersebut telah tercapai peningkatan pengumpulan sebesar 1,5 poin PDBtanpa perlu menaikkan pajak yang sudah ada atau membuat pajak baru.

Wakil menteri tersebut berkomentar bahwa laporan yang disampaikan pada tanggal 27 Februari oleh Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) menekankan perlunya Pemerintah untuk terus berupaya memperluas basis pembayar pajak.

Rekomendasi lain dari Organisasi ini adalah menyederhanakan proses pembayaran pajak dan mengadopsi langkah-langkah yang berfokus pada pengurangan penghindaran pajak, tambah Yorio.

Meskipun OECD memperkirakan pertumbuhan ekonomi Meksiko akan mengalami perlambatan pada tahun 2024, dengan kenaikan sebesar 2,5 persen, wakil menteri tersebut menyoroti bahwa Pemerintah memperkirakan bahwa PDB akan meningkat antara 2,5 dan 3,5 persendidukung oleh pasar internal dan investasi publik dan swasta yang mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Di bidang Penanaman Modal Asing Langsung, Yorio menyoroti bahwa Meksiko telah menarik 36 miliar dolar selama tahun 2023, angka yang mencerminkan kepercayaan yang ada dalam lingkungan bisnis negara tersebut.

Dalam hal ini, OECD menekankan bahwa Meksiko harus melanjutkan upaya untuk mengambil keuntungan manfaat penanaman modal asing dan hal ini meluas ke seluruh wilayah Meksiko.

“Perencanaan infrastruktur yang mendukung industri akan menjadi penting, tetapi juga infrastruktur yang memungkinkan pekerja mengakses layanan berkualitas, serta menikmati gaji yang adil,” tegasnya.