Produksi minyak dimulai pada tahun 2024 dengan arah yang kiri

Banyu Uwir

Produksi minyak dimulai pada tahun 2024 dengan arah yang kiri

Itu produksi minyak negara ini mengawali tahun ini dengan ‘kaki kiri’ karena akumulasi kontraksi selama lima bulan selama Januari 2024, menurut data dari Komisi Hidrokarbon Nasional (CNH).

Angka bulan Januari mengungkapkan hal itu Negara ini mencapai produksi 1 juta 601 ribu barel per hari selama Januariyang mewakili a Turun 1,4 persen dibandingkan Desember 2023.

Dengan cara ini, produksi ‘emas hitam’ mencatat penurunan terbesar dalam tiga bulan terakhir.

Namun, dibandingkan tahun lalu, produksi minyak mentah melaporkan penurunan sebesar 2,8 persen, yang merupakan angka negatif pertama dalam 12 bulan terakhir.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan rata-rata 1 juta 653 ribu barel per hari pada tahun 2023.

Sebaliknya, produksi kondensat sebesar 280 ribu barel per hari atau meningkat bulanan sebesar 0,7 persen.

Kondensat adalah hidrokarbon yang ditemukan dalam bentuk gas di ladang minyak dan gas alam yang, jika bersentuhan dengan suhu permukaan, mencair menjadi hidrokarbon yang sangat ringan.

Dengan cara ini, Pemex dan mitranya memproduksi 1 juta 882 ribu barel per hari hidrokarbon cair yakni minyak mentah plus kondensat.

Laporan CNH merinci, 95 persen produksi ini disumbangkan oleh Eksplorasi dan Produksi Pemexsedangkan 5 persen sisanya merupakan sumbangan swasta.

Ladang hidrokarbon cair utama adalah Maloob (324 ribu barel per hari), Zaap (179 mbd), Quesqui (178 mbd), Tupilco yang dalam (105mbd), Ayatsil (82 mbd), Balam (60 mbd) dan Ixachi (48 MBD).

Ketujuh ladang minyak ini menyediakan 52 persen hidrokarbon cair di negara tersebut.