Real Madrid tidak mampu mengatasi Rayo

Banyu Uwir

Real Madrid tidak mampu mengatasi Rayo

MADRID-. Dia Real Madrid tidak bisa melewati hasil imbang 1-1 di lapangan Vallecano Ray Minggu ini di hari ke 25 Liga, di mana dia bercita-cita untuk menambah tiga poin yang akan membuatnya menjadi pemimpin klasemen.

Joselu membuka skor untuk Real Madrid (3), namun Raúl de Tomás mengimbanginya dengan penalti (27) dalam debut pelatih Iñigo Pérez di bangku cadangan, dalam pertandingan yang berakhir dengan sepuluh Real Madrid akibat peringatan ganda terhadap Dani Carvajal (90 +5).

“Ini adalah hasil imbang yang terasa seperti kemenangan,” kata Raúl de Tomás kepada DAZN setelah pertandingan, menambahkan bahwa “kuncinya adalah memberikan tekanan pada mereka, bukan membiarkan mereka berpikir.”

Setelah dua kekalahan liga berturut-turut, Rayo kembali mencetak gol melawan Real Madrid, yang terus memimpin kejuaraan Spanyol dengan keunggulan enam poin atas Girona, yang akan menutup hari Senin di lapangan Athletic Club.

“Kami hanya punya satu poin, yang hari ini tidak membuat kami bahagia, tapi untuk masa depan bisa menjadi positif,” kata pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti usai pertandingan.

Joselu memukul lebih dulu

Tim Meringue datang ke Vallecas untuk mencari kemenangan agar mereka bisa menduduki puncak klasemen, namun setelah pertandingan tersebut, Rayo berkembang hingga mereka berhadapan langsung dengan tim los blancos.

Real Madrid memulai dengan sangat intens, mendominasi dan dengan mudah mencapai area pertahanan kiper Stole Dimitrievski, dibantu oleh Rayo yang mencoba menekan tinggi, meninggalkan banyak ruang.

Dominasi tim putih tercermin dalam sebuah gol ketika serangan balik cepat diakhiri dengan umpan dari kanan oleh Fede Valverde ke kotak penalti, di mana Joselu tampak membuat skor menjadi 1-0 (3), divalidasi oleh VAR, setelah awalnya dianulir oleh offside.

Real Madrid menguasai jalannya pertandingan sampai handball yang dilakukan oleh Eduardo Camavinga di area putih dihukum dengan penalti, yang berhasil dikonversi oleh Raúl de Tomás (27).

Hasil imbang tersebut mengubah jalannya pertandingan dengan Rayo yang bersemangat, yang memanfaatkan kebingungan yang dialami Real Madrid setelah gol tersebut mulai datang dengan bahaya, terutama di sayap kiri.

“Permainannya berubah”

“Sampai adu penalti kami melakukan segalanya dengan sangat baik dan kemudian permainan berubah, dengan lebih banyak duel, lebih banyak perkelahian, lebih banyak interupsi, tidak mudah untuk mendapatkan ide,” kata Ancelotti.

Álvaro García menyelesaikan serangan dari kiri dengan tembakan ke tiang pendek yang berhasil dihalau Lunin menjadi sepak pojok (43).

Sebelumnya, Valverde kembali berpeluang membawa Real Madrid unggul lewat sepakan voli panjang yang membentur tiang gawang (35).

Real Madrid menderita di menit-menit menjelang turun minum, setelah itu kedua tim tampak tampil lebih tenang.

Real Madrid secara bertahap menghilangkan tekanan ke depan Rayo, yang membuat pergerakan meringue menjadi sulit karena Luka Modric dan Camavinga diawasi dengan ketat.

Masuknya Toni Kroos menggantikan Camavinga (69) memperkuat lini tengah Merengue yang menguasai bola namun gagal mencari celah di pertahanan lawan.

Meringue hendak memimpin melalui tendangan bebas dari depan yang dilancarkan Kroos yang memaksa Dimitrievski terbang (79).

Tim merengue menyerang gawang lawan di menit-menit akhir, namun tak mampu mencetak gol yang membuat mereka kembali mengambil langkah besar di puncak klasemen LaLiga meski tembakan terakhir Dani Carvajal berhasil dihentikan oleh Dimitrievski (90+ 4) sebelum dikirim untuk peringatan ganda segera setelahnya (90+5).

AIR MANCUR: AFP