CRE akan mengenakan denda jutaan dolar dan menutup 700 dispenser bahan bakar

Banyu Uwir

CRE akan mengenakan denda jutaan dolar dan menutup 700 dispenser bahan bakar

Setidaknya ada 700 pemegang izin yang menjual bensin, solar, gas LP, dan gas alam melanggar dalam kewajibannya terkait pengalihan hak, sehingga Komisi Pengaturan Energi (CRE) dapat mengajukan permohonan kepada mereka denda jutawanBahkan mereka mempunyai wewenang untuk mencabut izin mereka, menurut sumber yang dekat dengan subjek yang diajak berkonsultasi Keuangan.

Setiap pemegang izin yang diberikan oleh CRE mempunyai kewenangan untuk mengalihkan izinnya kepada pihak ketiga, namun terdapat pemegang izin yang melakukan beberapa penyimpangan untuk dapat melakukan pengalihan haknya, seperti tidak memiliki seluruh polis asuransi. stasiun layanan mereka atau tidak mengirimkan informasi operasionalnya tepat waktu, Marcial Díaz Ibarra, presiden Asosiasi Regulator Sektor Energi Teregulasi (ARSE), menjelaskan dalam sebuah wawancara.

Mengingat panorama ini, CRE diterbitkan pada 12 Januari 2024, Perjanjian A/80/2023 dalam Berita Resmi Federasi (DOF), yang di dalamnya meluncurkan prosedur sehingga pemegang izin yang tidak patuh mempunyai kesempatan untuk mengatur kewajiban mereka.

Namun, pemegang izin yang memutuskan untuk menaati perjanjian ini harus membayar denda finansial, karena mereka mengakui bahwa mereka terlilit hutang dengan beberapa persyaratan.

Apa isi Undang-Undang Hidrokarbon?

Pasal 86 UU Hidrokarbon mengatur bahwa dalam hal pemegang izin menunjukkan ketidakpatuhan atau hambatan Berdasarkan laporan mereka, denda yang berkisar antara 7.500 hingga 150.000 upah minimum dapat diterapkan, yaitu mereka harus membayar denda sebesar 1.866.000 peso hingga 37 juta peso.

“Hal ini akan mempengaruhi aset banyak pemegang izin, kita sedang mengalami momen penagihan di negara ini, di mana semua lembaga mencari cara untuk menghasilkan lebih banyak uang melalui penerapan denda, penggunaan, kredit pajak dan lain-lain,” kata Marcial Díaz .


Namun, ada beberapa pemegang izin yang, jika demi kepentingan terbaiknya, mematuhi perjanjian ini, karena akan lebih mahal jika izinnya dicabut, kata Beatriz Marcelino, presiden Asosiasi Distributor dan Pengecer Energi ( ADEE).

Saya pikir ini adalah pembukaan yang bagus untuk CRE program regularisasi ini, terutama jika pemegang izin menghadapi permasalahan yang tidak dapat mereka penuhi, seperti tidak adanya polis asuransi, karena tidak ada perusahaan asuransi yang akan memberikan polis dari tahun-tahun sebelumnya, dan jika mereka memberikannya kepada kamu, bisa jadi meragukan asal usulnya, kalau sudah berbuat dosa harus bayar penebusan dosa,” tegasnya.

Pemegang izin yang berada dalam situasi ini memiliki waktu hingga 31 Maret tahun ini untuk mengikuti program yang dipromosikan oleh CRE ini.

Sejauh ini, badan pengawas telah melakukan kunjungan inspeksi ke gudang bahan bakar untuk mengetahui adanya ketidakpatuhan, yang menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemegang izin.