PSG tidak lagi bermain di Parc des Princes

Banyu Uwir

PSG tidak lagi bermain di Parc des Princes

PARIS-. Presiden dari Paris Saint-Germain Nasser al-Khelaifi mengonfirmasi rencana juara Liga Prancis itu untuk meninggalkan stadion tempat mereka bermain setelah dewan kota Paris memutuskan untuk tidak menjual venue tersebut kepada PSG.

Ketika ditanya pada hari Kamis dalam pertemuan komite eksekutif UEFA di ibu kota Prancis, Al-Khelaïfi dengan tegas mengatakan: “Hal ini telah dipermudah bagi kami. Kami jelas tentang apa yang ingin kami lakukan. Ini sudah berakhir. Kami akan melakukannya tinggalkan Parc des Princes.”

Didirikan pada tahun 1907, PSG mulai bermain di Parc des Princes dua tahun kemudian dan mendapatkan keuntungan dari sewa jangka panjang.

Klub milik Qatar Investment Fund itu ingin bertahan dan dimiliki oleh pemiliknya. Namun setelah delapan tahun negosiasi, dia harus mencari tempat lain karena dewan kota menolak menjualnya.

Pada bulan Januari, PSG melaporkan bahwa mereka telah menginvestasikan lebih dari 85 juta euro ($92 juta) untuk biaya pemeliharaan stadion. Saat itu, PSG mengindikasikan ingin menginvestasikan 500 juta euro lagi untuk renovasi agar mampu bersaing dengan klub-klub elite sepak bola Eropa.

Pihak klub kini akan fokus mencari rumah baru. Dia tidak memberikan batas waktu keberangkatannya dari barat daya ibu kota.

AIR MANCUR: AP