Sembilan migran Kuba tewas dalam kecelakaan di Guatemala

Banyu Uwir

Sembilan migran Kuba tewas dalam kecelakaan di Guatemala

KOTA GUATEMALA – Institut Migrasi Nasional (INM) mengonfirmasi sembilan migran Kuba dan dua warga Guatemala tewas pada Sabtu pagi dalam kecelakaan yang terjadi di jalan raya di bagian selatan negara itu.

Menurut entitas tersebut, setelah tengah malam pada hari Jumat, sebuah kecelakaan terjadi di kilometer 134 di departemen Suchitepéquez, di selatan negara itu, di mana menurut versi yang dikumpulkan di tempat kejadian, sebuah van sedang mengangkut migran ketika bertabrakan dengan bagian belakang sebuah trailer dan sepeda motor.

Versi awal, kendaraan pertanian (truk) yang ditumpangi para migran bertabrakan dengan sepeda motor dan kepala (truk), kata Institut Migrasi Guatemala dalam catatan yang dikirimkan ke media.

Truk tersebut “mengangkut migran, sebagian besar warga Kuba,” tambahnya, seraya menyebutkan bahwa mereka yang tewas dalam tiga kecelakaan tersebut adalah dua warga Guatemala dan sembilan migran yang “sedang melintasi wilayah (Guatemala) dalam perjalanan mereka ke Amerika Serikat.”

Tiga wanita termasuk di antara korban tewas

Di lokasi kejadian, jelas imigrasi, tujuh migran yang bepergian dengan mobil van tewas, pengemudi kendaraan dan seorang pengendara sepeda motor, keduanya asal Guatemala, juga tewas di lokasi kejadian. Dua migran lainnya yang dibawa ke rumah sakit juga meninggal. Satu lagi migran yang dibawa ke rumah sakit masih terluka.

Tiga wanita asing termasuk di antara korban tewas, menurut Migration.

Foto-foto yang disediakan oleh petugas pemadam kebakaran dan imigrasi menunjukkan mayat-mayat di dalam dan di luar mobil van hijau yang hancur.

INM mengatakan, tim dari entitas telah melakukan perjalanan ke lokasi kejadian untuk membantu tugas mengidentifikasi setiap korban meninggal.

Sematkan – https://publish.twitter.com/oembed?url=https://twitter.com/ASONBOMDGT/status/1753754014053736836&partner=&hide_thread=false

Lokasi tragedi meninggalnya migran

Amerika Tengah merupakan jalur transit bagi ribuan migran dari Amerika Selatan, Karibia, Afrika dan Asia yang berbaris menuju Amerika Serikat untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Lebih dari setengah juta pelancong, sebagian besar warga Venezuela, memasuki tanah genting pada tahun 2023, melintasi hutan Darién yang berbahaya, di perbatasan antara Kolombia dan Panama.

Juru bicara relawan pemadam kebakaran, Óscar Sánchez, menyatakan kecelakaan itu terjadi di kilometer 133 jalur yang menghubungkan ibu kota Guatemala dengan Samudera Pasifik.

AIR MANCUR: Dengan informasi dari AFP dan AP