Kabar baiknya: Mereka mengembangkan tes darah yang dapat mendeteksi Alzheimer dengan akurasi hingga 95%

Banyu Uwir

Kabar baiknya: Mereka mengembangkan tes darah yang dapat mendeteksi Alzheimer dengan akurasi hingga 95%

Dalam Kabar Baik: Sebuah studi baru yang dilakukan oleh para peneliti di Swedia melaporkan tes yang menjanjikan dan lebih mudah diakses menggunakan darah yang dapat mendeteksi Alzheimer dengan akurasi hingga 95%. Dimana diukur suatu zat yang disebut tau terfosforilasi, suatu protein yang telah menjadi indikator kuat penyakit Alzheimer.

Tes darah ini memanfaatkan teknologi yang dipatenkan yang membuatnya sangat sensitif bahkan terhadap kadar protein rendah, sehingga dapat menjadikannya alat yang berguna dalam mendeteksi penyakit.

Menurut Nicholas Ashton, profesor neurokimia di Universitas Gothenburg, Swedia, dan penulis utama penelitian ini, diharapkan semua orang yang diduga menderita demensia dapat mengakses tes ini.

Edisi lain dari Kabar Baik