oleh

Ini Pesan Kapolsek Maiwa Kepada Calon Kepala Desa Pattondon Salu Enrekang

perak-news.com, Maiwa – Penetapan dan Pencabutan Nomor Urut Calon Kepala Desa Pattondon salu kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang Berlansung di Aula Kantor Desa Pattondon salu, Selasa (8/10/2019) Pagi.

Penetapan Calon kades dan pengundian nomor urut  dipandu oleh Ketua BPD desa Pattondon salu Muh. Amin, S. Pd.

Hasil Pencabutan nomor urut calon kepada desa Pattondon salu yakni, Nomor urut 1 : Rasdiana, Nomor Urut 2 : Mukhlis, dan Nomor Urut 3 : Drs.Sulaiman Goga.

Usai Pencabutan Nomor urut dan penetepan calon kepala desa, Ketiga Calon Kades menandatangani berita Acara dan Sepakat Pilkades berjalan dengan adil jujur.

Hadir dalam kegiatan tersebut, kapolsek Maiwa AKP.Tu’ba Patanggu, Babinsa  pattondon salu Sertu Syamsuddin, Plt. Kades Pattondonsalu Darwis, S. Pt, para anggota BPD, para calon kades Pattondonsalu, para panitia PPKD pattondon salu, para Tokoh masyarakat, tokoh pemudah, dan tokoh Agama se desa Pattondon salu.

Kapolsek Maiwa AKP.Tu’ba Patanggu dalam himbauannya, mengajak kepada seluruh elemen masyarakat terutama para calon kepala desa agar bersama sama  menjaga situasi kamtibmas selama proses pilkades.

“Dalam melaksanakan kampanye, Saya harap untuk bisa saling menghormati satu sama lain, jangan saling menjelekkan satu sama lain Karena pada dasarnya kita di pattondonsalu ini adalah satu kesatuan keluarga.” Ungkap AKB.Tu’ba Patanggu.

Kapolsek Maiwa Menambahkan, Kegiatan Pilkades tersebut merupakan Proses demokrasi dalam memilih Kepala Desa, Jadi semua warga agar  ikut ambil bagian, terutama bersama-sama menjaga stabilitas keamanan yang sekarang sudah terjaga Dengan baik.

“Tugas dan tanggung jawab keamanan bukan hanya tugas Polri dan TNI tetapi tugas semua masyarakat disini, mari kita jadikan diri kita polisi, dalam artian kita sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban dilingkungan kita, minimal untuk diri kita dan keluarga kita.” Tambahnya

Kami dari pihak polri menghimbau kepada seluruh warga desa pattondon salu untuk tidak cepat percaya dengan berita-berita Hoax yang beredar di Medsos, jika menerima kabar, agar betul-betul di tanyakan dan di cek kebenarannya dari berbagai sumber, Karena berita hoax sudah banyak korban.” tutupnya (sufri)

KATEGORI BERITA TERKAIT :